Misteri Istana Dajjal Di Atas “Bukit Garam” Ini Ternyata Sudah Diprediksi Rasulullah. Ternyata Isatana Itu Terletak Di Kota Ini


lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ditanya oleh salah seorang sahabat, “Apakah Hari Pembebasan itu?” Dijawab, “Dajjal (penipu pada final zaman), Dajjal akan datang, memanjat dan menetap di atas Jabal Habsyi, melihat ke arah Madinah dan bertanya kepada para pengikutnya; ‘Adakah Anda melihat Istana Putih itu? Itulah Masjid Muhammad’.” Kemudian Dajjal berusaha mendekati Kota Madinah dan mencari jalan di setiap sudut. Tetapi malaikat menghalanginya dengan pedang. Dan Dajjal akan hingga ke tanah lapang al-Jurf dan menciptakan kemah. Madinah akan bergetar sebanyak 3 kali dan akan ada orang munafik lelaki dan perempuan keluar untuk menyertai Dajjal. Ini ialah hari pembebasan.” (Syaikh Musthafa al-‘Adawi dalam Sahih al-Musnad, Hadis al-Fitan).

Kemudian dalam sebuah hadits lain disebutkan sesungguhnya Abu Said meriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Dajjal akan tiba dan beliau terlarang untuk memasuki kota Madinah. Dia akan tinggal di sebuah kawasan bergaram di sekitar Madinah”. (Shahih Bukhari).

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Dajjal akan mendaki gunung dan melihat ke arah kota Madinah. Kemudian beliau akan megatakan kepada para pengikutnya, ‘Kalian melihat Istana Putih itu ? Itu ialah masjidnya Ahmad'” (Hakim dalam Mustadrak Shahih sesuai syarat dari Imam Muslim).

Kini, di pinggiran kota Madinah tepatnya di Jabal Habsyi sekitar 12,5 km dari Madinah Al-Munawarah telah berdiri sebuah bangunan megah yang didirikan oleh kerajaan Arab Saudi.

Bangunan tersebut dikenal dengan nama resmi “Kingdom Palace” atau Istana Kerajaan Saudi, tetapi penduduk setempat berdasarkan sumber di beberapa blog dan you tube menyebutnya sebagai “Dajjal Palace” atau Istana Dajjal. Banyak ulama menyampaikan bahwa bangunan tersebut dibangun di atas Gunung Bergaram (Gunung yang mineralnya mengandung unsur garam) sebagaimana telah disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di atas.

Dan bila kita lihat dari Istana Kerajaan (Kingdom Palace) yang berada di atas Jabal Habsyi maka Masjid Nabawi berada lurus di timur Istana tersebut.Begitu pun bila kita tarik garis lurus dari Madinah al munawarah ke Kingdom Palace maka akan berujung di negara Israel, sebagaimana kita ketahui disana terdapat danau Thabari atau Tiberias yang menjadi salah satu tanda kemunculan Dajjal dengan surut airnya, kini airnya sudah surut sepertiganya, padahal semenjak dahulu permukaan airnya tidak pernah surut. Kita pun telah melihat kini ini Masjid Nabawi tampak sangat besar dan megah juga indah bagaikan Istana Putih bahkan dilihat dari luar angkasa pun terlihat putih kemilau ibarat yang diceritakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.


Padahal pada ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengucapkan hadits di atas, ketika itu Masjid Nabawi masih sangat sederhana yang hanya terbuat dari lumpur berair berwarna kecoklatan dan juga watu bata, dan beratap pelepah daun kurma, tidak ibarat kini yang sangat megah kolam Istana putih. Darimana Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mendapat pengetahuan tersebut ? Inilah salah satu tanda bukti lagi kebenaran sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sebagai utusan Allah swt yang telah konkret adanya.Semoga kita lebih bersemangat dalam beribadah, bederma shaleh dan mengurangi perbuatan yang sia-sia dalam mengisi sisa usia kita.

Post a Comment

0 Comments