Nikmati Keindahan Pantai Geger, Bali

Soicauchuan79.me - Jalan tanah yang terletak di sebelah hotel berbintang lima itu menggugah rasa penasaran saya, jalan itu kecil, hanya cukup untuk satu mobil, kanan kirinya sangat kontras, sebelah kanannya adalah bangunan besar hotel berbintang dengan kemewahannya sedangkan sebelah kirinya adalah rawa yang belum tersentuh. Terlihat seekor kera yang memandang saya dengan nanar. Kemudian saya pelankan laju motor, selain jalannya yang sulit, juga agar suara mesin sepeda motor ini tidak menakuti kera dan penghuni lain yang hidup di rawa itu. Setelah seratus meter menyusuri jalan ini, telihat garis laut yang langsung membuat saya tersenyum, sepertinya saya menemukan jalan yang benar. Jalan masuk ke pantai Geger.
Nikmati Keindahan Pantai Geger, Bali
Pantai Geger memang memliki karakter pantai idaman, air yang bening kebiru-biruan dengan pasir putih besar seperti merica adalah trademark pantai ini. Seharusnya ada dua lokasi pantai Geger, satu berada di sebelah Timur dan satu lagi di sebelah barat,dipisahkan oleh pura geger ditengah tengahnya. Pantai sebelah timur sudah mulai di komersialkan dan sudah tersedia warung dengan menu makanan yang beragam lengkap dengan penyewaan payung pantai. Tentu saja, karena sudah komersialisasi pantai ini memiliki dipenuhi pengunjung.

Sedangkan di sebelah barat Pura Geger, adalah pantai Geger yang lebih terisolasi, dimana pantai ini “dikuasai” oleh sebuah hotel berbintang 5. Walaupun keduanya sama memiliki pasir putih besar seperti merica, dan airnya yang sama bening kebiru-biruan, namun pantai barat lebih menjorok kedalam sehingga kontur bibir pantainya lebih menarik. Yang menjadi kelebihan adalah pantai barat ini sepi bukan main! hanya ada saya dan sepasang turis mancanegara yang sedang berenang. Selain itu hanyalah sepoi angin dan deburan ombak yang menemani kami.

Bulatan pasir yang besar membuat kaki ini terasa berat ketika berjalan di pantai ini, pasir yang seperti merica membuat tempat berpijak menjadi gembur, ketika diinjak maka akan amblas sampai dengan mata kaki. Sandal jepit seharga lima belas ribuan yang saya beli di kuta sebelumnya pun tinggal kenangan, putus karena tertahan pasir.

“Mending jalan telanjang kaki saja mas” seorang pemancing menyarankan dengan ramah. Komang namanya, yang berjalan di belakang saya semenjak dari atas bukit. Pantai Geger barat ini ternyata juga tempat favorit dan ideal untuk spot memancing. “Kalo lautnya sedang surut, banyak ikan yang berenang ke tepian pantai, walupun kecil-kecil” sautnya. Bli Komang memang asli Sawangan, apabila sedang senggang ia memancing di pantai ini dengan pancing tradisional. pancing dari bambu dengan batang yang panjang , “agar bisa sedikit ke tengah laut” ujarnya.

Berenang atau berendam di pantai Geger menjadi relaksasi tersendiri, selain air pantainya yang bersih dan ombaknya tenang, kesunyian pantai ini membuat mood tersendiri yang membuat anda merasa tenang dan tentram. Terlebih Rasa menggelitik di telapak kaki ketika membenamkan kaki di pasir putihnya dan sepoi angin yang perlahan menerpa kulit wajah sangat menyenangkan. Sepertinya setiap hembusan anginnya mampu menghapus penat pikiran satu per satu dari kepala ini.

Post a Comment

0 Comments